Kamis, 09 Mei 2013

Hijab mu Pelindung mu

Apakah anda sudah berhijab? (maaf ini pertanyaan khusus cewek..hehe). Alhamdulillah kalau kamu emang udah berhijab. Apa sih hijab itu? terus beda nya dengan jilbab apa? terus tau gak khimar itu apa? Bulan kemaren akun twitter @kelasdakwah membahas tentang perbedaan Hijab, Jilbab, dan Khimar. Tadinya sih aku kira hijab itu bahasa arab dan jilbab bahasa indonesia nya yang artinya sama2 penutup. Ternyata benar! tapi kurang tepat hehe. Hijab itu artinya penutup secara umum. Kalau Jilbab itu pakaian kita dari atas sampai ke bawah. Nah sedangkan khimar itu sesuatu yang menutupi kepala, leher, sampai ke dada. Khimar itu disebut juga kerudung. Tapi gak apalah disini kita sebut saja hijab. toh artinya penutup, masih dalam koridornya (kebiasaan naek bus transjakarta nih).

Aku mulai berhijab pas pertama masuk SMA. Waktu mau lulus SMP emang udah diniatin mau pake hijab kalau SMA. Tapi maaf, awalnya diniatkan bukan karena Allah, biasalah anak labil yang masih nggak tau apa-apa (sekarang pun masih banyak gak taunya..hehe). Waktu itu cuma pake hijab kalau mau sekolah dan pergi doang. Di rumah ya biasa aja. Tapi lama kelamaan aku ngerasa nyaman dengan hijab itu dan tau kalau menutup aurat itu wajib. Harga mati.

Terus punya keinginan buat pakai hijab terus dimanapun aku berada termasuk di rumah. Cari momen yang pas. Aku niatkan kalau aku diterima di STAN bakalan pakai hijab di rumah juga. Alhamdulillah tanggal 1 September 2009. Hari itu aku tau doa ku terkabul. Harapan orang tua ku tercapai. Salah satu mimpi ku terwujud. Dan sejak itu lah aku bertekad untuk tidak membuka hijab ku di depan orang selain keluarga ku.

Yang aku tau adalah memakai penutup kepala dan leher. Mungkin itu belum bisa disebut khimar atau kerudung karna kalau khimar harus menutup sampai ke dada kan? Di STAN lah aku banyak belajar dari orang sekeliling ku. Belajar untuk sedikit demi sedikit memperbaiki diri. Pas kuliah aku juga baru tau, kalau kita tidak hanya harus menutup kepala dan leher tapi juga sampai dada. "... Hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya .." (An-Nur: 31). Selain itu aku juga meluruskan niat dalam berhijab. Yaitu karena Allah. Karena ini adalah perintah untuk semua muslimah. Sampai Menutup Dada. Murobbi ku minggu kemaren bilang kalau kita harus selalu mengupgrade niat. Kan kadang niat kita membelot dari jalurnya. Jadi kita harus terus meluruskan niat kita. Agar niat kita hanya semata-mata karena Allah. Ikhlas. :)

Berhijab itu melindungi si pemakainya. Melindungi dari segi internal maupun eksternal. Misalnya dalam diri kita sendiri. Jika kita akan melakukan hal yang "aneh" malu dong sama hijab kita..hehe. maksudnya perbuatan maksiat gitu. pernah ada seseorang ngomong yang intinya kaya gini " Gak ada cowok yang ngedeketin kamu karna kamu terlindungi dengan hijab kamu" kalimat ini jangan diartikan negatif yah. Maksudnya gak ada yang ngajak pacaran, ada nya yang ngajak nikah nanti..hehehe. Jadi kan dengan hijab itu kita terhindar dari perbuatan maksiat. Aamiin...

Mama dulu juga gitu cuma pakai hijab kalau mau pengajian atau pergi aja. Sampai disuruh-suruh terus sama bapak buat nutup aurat dimanana pun mama berada. Tapi mama kata nya masih belum siap. Dan Alhamdulillah sekitar tiga tahun lalu mama bilang kalau pas puasa mama akan pakai hijab seutuhnya. Mama juga sadar pasti banyak orang-orang sekitar yang mempertanyakan pemakaian hijab itu. Ada yang bilang "mau kemana kok pakai jilbab?" atau "eh ada Bu Haji pakai Jilbab?" dan mama mikir itu hanya akan terjadi dalam hitungan minggu. Dan ternyata memang benar itu terjadi. Tapi mama tetep cuwek karna udah punya keinginan kuat untuk berhijab. Dan mama juga tau cara berhijab yang benar. Walaupun mama di rumah terus gak pernah keluar, di tegal maupun di jakarta, tapi mama sering liat acara pengajian di tv, jadi sedikit banyak mama tau tentang ilmu agama. Miss You mama :*

Ini mama ku loh bukan kakak ku..hehe


Bersyukurlah kita hidup di waktu dan tempat dimana berhijab itu tidak dilarang. Pernah denger dan baca juga kalau dulu banyak yang menentang untuk berhijab baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga. Sekarang pun aku liat sudah banyak yang memakai hijab walaupun belum yang semestinya. Semoga saja kita tau dengan lengkap perintah berhijab itu dan berusaha terus untuk memperbaiki diri dan mengupgrade niat kita. Aku pun belum sepenuhnya berperilaku benar. Semoga kita bisa saling mengingatkan dan kita tetap terus dalam keistikomahan di jalan Allah SWT :))



Rabu, 13 Maret 2013

Syukur Ku


Apakah Aku harus mengeluh karna Aku hanya menggunakan kendaraan beroda dua untuk bepergian, bukan naik mobil yang dijamin tak akan kepanasan dan kehujanan?
Apakah Aku harus mengeluh karna Aku Tak punya gadget mahal dengan teknologi canggih seperti yang orang-orang sekeliling ku punya?
Apakah Aku harus mengeluh karna Bapak ku bukan orang yang setiap pagi pergi kerja dengan kemeja mahal dan sepatu mengkilap?
Apakah Aku harus mengeluh karna Mama ku bukan orang yang tiap seminggu sekali kumpul dengan teman-temannya di restoran untuk arisan?
Apakah Aku harus mengeluh karna Aku dan keluarga ku tidak  makan malam bersama di restoran saat weekend tiba?

YA!

Aku harus Bersyukur karna Aku tidak berdiri di pinggiran jalan menawarkan jasa pada mobil yang akan memasuki kawasan 3in1.
Aku harus Bersyukur  karna Aku tidak berada di metromini untuk menjual suara pada para penumpang.
Aku harus Bersyukur karna Bapak ku tidak berada di dekat pintu tol Kanci yang menawarkan es lilin pada setiap mobil yang mengantre saat malam larut.
Aku harus Bersyukur karna Mama ku tidak berada di trotoar yang lama duduk dengan bakul makanan ringannya menunggu orang-orang membelinya.
Aku harus Bersyukur karna Adek ku tidak berada di sekitar kampus dengan membawa ranjang berisi gorengan yang menawarkan pada setiap mahasiswa yang lewat.

Ya Allah
Maafkan Kami jika kami masih saja Kufur atas Nikmat Mu yang melimpah ruah
Maafkan Kami yang tidak pandai mensyukuri Karunia Mu
Kebahagiaan ini atas nikmat Mu yang kami sadari

Senin, 11 Maret 2013

My First Flight


Dari awalnya tanggal 10 sampai akhirnya diundur jadi tanggal 17 Desember 2012 aku berangkat ke Balikpapan. Pesawat jam 06.00 WIB dari bandara soekarno-hatta. Itu pertama kali nya naek pesawat (PENTING). Dari pasar baru jam 4 pagi naek taksi. Karena mama emang repot di warung jadi cuma bisa nganter sampai aku naek taksi. Nunggu lumayan lama di bandara ya datengnya juga dipagiin takut ketinggalan pesawat. Berhubung ini pertama kalinya ya aku sih ngikut aja sama anin temen yang bareng ke Balikpapan.hehe. oia ternyata aku satu pesawat sama dhika. Dia juga mau DL ke Kalimantan. Di bandara kami sempet ngobrol dulu. Bedanya dia cuma 1 minggu DL aku gak tau sampai kapan. Dia ke daerah pelosok aku di kotanya. Haha.
Sebelum berangkat ke Balikpapan sempet ketemuan sama BeMO di Blok M. ya biasalah dinasehatin gitu sama mereka karena diantara kami ber5 cuma aku sama dhika doang yang belum naek pesawat (kasian yah -,-) dikasih tips2 kalo di pesawat gitu sama ewin tapi tips2 gak jelas..haha. Sesuatu yang pertama kali itu menyenangkan yah. Keliatan banget yah aku baru pertama kali naek pesawat. Muka tegang dan bingung mau ngapain. Masang sama buka sabuk pengaman aja bingung (aduh norak banget). Tapi karna pesawatnya berangkat pagi jam 6 jadi di pesawat kebanyakan tidur.
Perjalanan Jakarta-balikpapan 2 jam. Waktu pesawat mau landing aku liat ke jendela dan isinya laut. Bandara Balikpapan emang deket laut. Oke. Aku udah mulai takut. Pesawat semakin turun (ya iyalah namanya juga mau nyampe). Rasanya tuh mau nyebur ke laut. Aduh sebenernya takut tapi muka tetep so cool. Entah si anin tau gak itu. Ya aku tau bentar lagi mendarat tapi perasaan masih di atas laut pesawatnya kok udah mau turun aja. Ternyata emang gak (pilotnya kan lebih pinter). Setelah ada daratan di bawahnya baru lah pesawat itu bener2 turun dan Alhamdulillah mendarat dengan sempurna :D.  Naek pesawat itu punya tantangan sendiri yah. Ini kan baru peswata boeing, belum pesawat ATR yang kapasitas nya lebih sedikit. Itu lebih seru :D

Jalan-Jalan di Pulau Seberang

  


Rumah Adat Suku Tidung. Suku Asli Tarakan
Di Pantai Amal, Tarakan, Kalimantan Timur bersama Ibu2 Pelindo IV Cab. Tarakan.



Naek Pesawat Baling-baling menuju Nunukan. Seruuuuuu.... :D tapi nakutin  -__-


Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan. Pas Malam Tahun Baru.

Menyambangi Negara Tetangga. Tawau, Malaysia Bareng Mbak2 Pelindo IV Cab. Nunukan dan Pak GM


Fotonya ini agak maksa bareng Pak GM Nunukan.
Sunset di Belakang Kantor Pelindo IV Cab. Tarakan


Coto Makassar Paling Enak di Makassar. Coto Nusantara *Kata bapak2 Pelindo*

Pelabuhan Makassar. Lagi Ceraaah :D

Alhamdulillah kesampaian juga foto disini :))






Semoga bisa mengunjungi Kota Indonesia Lainnya. Tunggu tanggal mainnya..hehehe :D






Ketentuan-Nya


Waktu mutusin untuk keluar dari tempat magang yang dulu, aku gak pernah nyesel, walaupun setelah itu harus nganggur semingguan dulu. Aku kira nyari tempat magang itu gampang. Tinggal kirim email, telpon, interview terus diterima. Yah mungkin itu salah satu kesombongan (na’udzubillah..jangan diulangi). Berbekal info dari temen-temen yang sudah magang aku yakin2 aja. Tapi ternyata nggak segampang itu. Harus ke senen nyari gedung sendiri dan akhirnya nyampai juga dan ketemu divo temen kelas tingkat 1 yang mau interview juga, ada anak STAN yang mau interview juga namanya sarah. Singkat cerita mereka berdua diterima dan aku gak. Padahal aku udah yakin diterima. tapi mereka gak magang disitu juga karena udah diterima di tempat lain.
Nyari tempat lain. Datang langsung ke kantor untuk melamar karna udah janjian juga sama pimpinannya. Harus jalan dari halte harmoni sampai ke kantornya (lumayan berkeringat). Pimpinannya dan pegawainya ramah-ramah. Kali ini juga aku yakin bakalan diterima. Nunggu beberapa hari sampai aku ngerasa bakalan ditolak. Sempet kepikiran mau ke tegal aja nemenin adik-adik yang mau UAN. Tapi mama terus nyemangatin untuk tidak berputus asa.
Di suatu malam aku ngirim lamaran lewat email sebanyak-banyaknya. Nggak mempertimbangkan tempat sama besarnya kantor. Besoknya sarah sms aku kalau ada lowongan di tempat magang temenya. Dengan pertimbangan yang matang hari itu juga langsung ke kantornya. Di daerah thamrin. Berbekal semangat dan kepasrahan diri. keputusan yang aku ambil hari itu juga tidak lepas dari ketentuan Nya. Datang di saat jam makan siang. Alhamdulillah ada orang di ruangan. Segala sesuatunya memang sudah diatur. Hari itu aku langsung dites dan diinterview. Alhamdulillah hari itu juga aku diterima dan besoknya udah disuruh masuk. Seneng bukan maen deh pokoknya. Gak sabar ngasih tau mama. :D
Allah memang tau yang kita butuhkan dan terbaik buat kita. Dengan segala konsekuensinya aku milih kantor itu. KAP Hertanto, Sidik dan Rekan. Padahal waktu lagi tes disitu aku di telpon sama salah satu kap yang semalem aku kirimin email. Tapi hati lebih mantep ke HSR..hehe.
HSR ini kap yang lumayan gede. Sebagian kliennya adalah BUMN. Aku ditugasin ngaudit PT Pelabuhan Indonesia IV yang berkantor pusat di Makassar tapi punya 26 cabang di daerah timur Indonesia. Ternyata ini rencana Allah dibalik penolakan dua kantor sebelumnya yang aku datengin. Aku sangat bersyukur bisa bergabung sama mereka. Bukan hal yang perlu dikeluhkan saat dapet tugas di luar kota bahkan luar pulau untuk beberapa bulan. Toh masih di bumi Allah juga kan. Justru ini yang aku inginkan. DL ke luar kota terus naek pesawat..haha (maklum belum pernah terbang..hehe). Dan gak nanggung2. Sekalinya DL langsung ke 4 kota sekaligus. Balikpapan, Tarakan, Nunukan, dan Makassar. Ini juga salah satu impian ku (belum aku publish sih tapi udah aku tulis di buku). Keliling Indonesia J . ini sebagai permulaan tercapainya mimpi itu dan semoga di lain waktu bisa mengunjungi kota laiinya.
Keputusan yang kita ambil juga atas kehendakNya. Bukankah hanya Allah yang bisa membolak balikan hati manusia? Setiap detik, setiap langkah, setiap keputusan adalah bagian dari ketentuan Allah yang harus kita jalani. Kita tidak tau apa yang akan terjadi setahun, sebulan, seminngu, satu jam, bahkan satu detik yang akan datang. Tugas manusia hanya berencana dan Allah lah yang menentukan. Termasuk mengenai kebijakan dari seseorang yang berkuasa disana. Yang menjadikan aku dan teman2 yang lain harus menunggu beberapa bulan untuk mendapatkan kepastian. Allah pun sudah menyiapkan rencana itu untuk kita yang diharapkan kita bisa mengambil hikmah dari hal tersebut. Semoga kita bisa siap dengan ketentuan Allah berikutnya. Oia jangan lupa untuk tetap berusaha karena ketentuan Allah juga melihat dari kerasnya usaha kita J

Sabtu, 08 Desember 2012

Tentang Mimpi

Setiap orang pasti punya mimpi. Bukan mimpi yang muncul saat kita tidur loh.. Mimpi disini adalah keinginan kita yang dengan giatnya kita berusaha untuk mewujudkan mimpi itu. Mimpi juga yang membuat kita semangat dalam menjalani hidup. Kita beribadah kepada Allah karna kita punya mimpi untuk masuk surga Nya, kita bekerja karna untuk bisa membiayai hidup.

Ada yang bilang kalau kita menulis mimpi kita maka akan terkabul tentunya dengan usaha dan diiringi doa juga. Bahkan ada yang sudah membuktikannya. Aku lupa siapa nama nya..hehe. Atau dengan kita mengucapkan mimpi itu maka kemungkinan besar akan terwujud. Bang Arsyil pernah nulis " Sebuah ucapan adalah jembatan menuju impian. Mimpi adalah 50% ketika diucapkan, berubah 70% ketika dituliskan, dan bertambah 100% ketika diiringi dengan doa dan kesungguhan". Aku juga pernah mengalaminya beberapa kali. Waktu SMA dulu aku pernah bilang ke salah satu temen ku, seandainya aku kuliah di jakarta aku pengen nonton taufik hidayat langsung. Dan Alhamdulillah itu udah kesampaian, beberapa waktu yang lalu aku juga pernah bilang ke temen ku tentang keinginan IPK kelulusan kemaren, aku juga sempet nulis keinginan itu di notes kecil dan Alhamdulillah kesampaian juga.

Akhirnya aku punya kesepakan sama cenit buat memberanikan diri menulis tentang mimpi kita masing-masing disini. Kalo pengen tau mimpinya cenit buka aja disini http://harmonicnita.blogspot.com/ . Dengan harapan semakin banyak yang baca semakin banyak juga yang ngaminin.Oia masuk STAN juga salah satu mimpiku dari dulu. Sempet berfikiran untuk mundur sebelum berperang waktu itu. Tapi ada buku yang bikin aku tambah semangat. Aku pernah baca bukunya Andrea Hirata yang judulnya Sang Pemimpi. Disitu diceritain kalo ikal mikir buat apa dia sekolah, buat apa dia punya cita-cita yang tinggi, toh akhirnya dia bakal kerja kasar gitu di belitong, karna seperti itu lah kehidupan dimana ia tinggal. Tapi melihat ayahnya yang begitu berharap banyak sama dia, si ikal pun bangkit dan melanjutkan perjuangan mimpinya. Tidak ada yang tidak mungkin dengan seizin Allah SWT. Yang aku tangkep waktu itu adalah aku takut bermimpi. Jadi anak kuliahan dan kerja kantoran, apalagi instansi yang gedean kaya Kemenkeu itu adalah sesuatu yang besar buat aku. Mungkin bagi beberapa orang itu hal yang biasa.

Mulai sekarang aku bakalan ngumpulin mimpi-mimpi itu. Memberanikan diri untuk bermimpi. Aku juga memberanikan diri menulis mimpi itu disini. Biar lah orang ngetawain apa yang aku tulis ini. Aku sama cenit sepakat untuk menulis 11 mimpi. Ini sebagai permulaan aja. Kenapa 11? Karna itu angka ganjil.hehe. Aku harap yang membaca tulisan ini bisa ikut mendoakan agar terwujud.. :) oia mimpi ini untuk jangka pendek aja. Dari mulai yang terkecil hingga besar.

1. Ketemu atau liat langsung Bang Andi Arsyil Rahman. hehe maklum namanya juga fans nya.
2. Pinter ngerajut. Aku pengen punya keterampilan lain dan penasaran aja gimana cara ngerajut yang baik dan benar
3. Lancar berbahasa Inggris dan berbahasa Arab. Kalo inggris kan emang bahasa internasioanl dan aku gak terlalu bisa. Kalo bahasa arab itu kan bahasa yang digunakan dalam Alqur'an dan ya aku emang tertarik aja.
4. Lulus S1. Selain punya mimpi masuk STAN aku juga punya mimpi jadi sarjana..hehe. 
5. Menaikan haji orang tua. Kalo yang ini aku yakin keinginan banyak orang :D
6. Dikaruniai suami yang sholeh dan penuh tanggung jawab. Aku juga yakin ini harapan semua muslimah di dunia ini :)
7. Hafal juz 30
8. Dikaruniai anak-anak yang sholeh dan sholeha
9. Penulis salah satu cerita di buku kumpulan cerita motivasi
10. Jadi guru ngaji
11. Ibadah haji bersama suami

itu hanya sebagian dari mimpi-mimpi ku. Semoga semuanya tercapai.. Aamiin..Kalau pun tidak Allah lebih tau mana yang kita butuhkan bukan apa yang kita inginkan :))


Senin, 03 Desember 2012

Sang Idola

Kalau kenal aku secara deket atau setidaknya yang rajin baca blog aku..haha *barang kali ada* pasti pada tau siapa yang aku idolakan. Taufik Hidayat, pemain badminton yang sudah mendunia itu adalah salah satu orang yang aku idolakan. Dari sekian banyak artis gak ada yang bikin aku terkesan. Tapi sekarang ada artis yang bikin aku penasaran tentang latar belakang keluarga dan pendidikannya. Andi Arsyil Rahman Putra. Emm pada tau gak itu siapa? Dia pemeran Furqon dalam film Ketika Cinta Bertasbih atau pemeran Robby dalam sinetron Tukang Bubur Naik Haji. Seperti biasa pas pertama liat biasa aja. Terus mama pernah cerita kalo Bang Arsyil ini lagi nyelesein S2 nya..waah..disela-sela syuting dia masih sempet nyelesein kuliahnya  sampai S2. Dan ternyata S1 nya dia kuliah di tiga tempat. Pria kelahiran Makassar 15 September 1987 ini *masih muda yah* pernah kuliah di fakultas MIPA jurusan Fisika/Program Studi Geofisika, fakultas Ekonomi jurusan Manajemen Ekonomi (lulus 2010), dan fakultas Teknik jurusan Teknik Informatika Program Studi Teknik Informatika (lulus 2010).

Kesibukannya selain kuliah dan maen sinetron adalah menulis buku. Karna sering kepoin abang yang satu ini aku jadi tau buku yang terakhir dikeluarin, HOPE. Pengen nyari di gramed tapi gak pernah sempet kesana. Akhirnya pas ada Indonesia Book Fair aku beli juga. Pas pulang dari Bintaro aku sempetin mampir ke senayan. Niatnya nyari buku lain dan ada sih yang aku cari. Waktu itu juga sekalian nyari bukunya Bang Arsyil tapi karna gak tau penerbitnya jadi gak terlalu getol nyarinya. Pas ngantri mau bayar buku yang aku cari itu tiba2 liat brosur tentang seminar dimana Bang Arsyil jadi nara sumbernya. Nah disitulah aku tau ternyata buku yang hampir aku bayar itu sama penerbitnya dengan buku HOPE itu. Langsunglah aku nyari bukunya dan taraaa.. ketemuuu..gak susah sih nyarinya cuma gak sadar aja dari tadi bukunya terpampang jelas..haha. Aku gak jadi beli buku yang aku niatin dari awal malah beli buku nya Bang Arsyil.hehe.


Buku ini isinya tentang kisah-kisah orang sukses untuk bisa memotivasi para pembacanya. Kebetulan aku juga suka baca buku motivasi jadi ya emang pas. Sepulang dari senayan aku berniat bikin tweet tentang buku itu biar di reply sama penulisnya..haha. Bang Arsyil ini sering banget ngebales tweet penggemarnya dan aku pun mencoba nya. Pas ke senayan dalam keadaan sedikit gerimis dan karna sepatuku itu aku hampir kepleset di deket gerbang utama GBK. Gak kebayang lah aku kepleset disitu dan ditonton orang yang berlalu lalang. Butuh perjuangan memang dapetin buku nya sang idola.haha. Cerita itu yang aku jadikan untuk ngetweet dan akhirnya di bales jugaaa...:))) haha.. Asal tau aja itu bukan sekali dua kali aku ngemention dia. Entah itu udah yang ke berapa kalinya.



ya gak sia-sia emang mau kepleset akhirnya di reply juga..haha *walaupun hanya dg senyuman tp itu udah cukup*. Semoga aja suatu saat nanti bisa ketemu orangnya langsung..hehe. Oia pas di Book fair kemaren liat penulis yang cukup terkenal juga. Tadinya sih bingung kok pada minta foto dan tanda tangan..ternyata pas liat buku nya itu adalah tere liye. Aku juga suka sama buku-buku nya. Pasti mata ku bengkak abis baca buku nya karna abis nangis..haha.